Thursday , October 1 2020
Home / Artikel / DPRD Gunung Kidul Belajar Ternak Sapi PO

DPRD Gunung Kidul Belajar Ternak Sapi PO

DPRD Gunung Kidul Belajar Ternak Sapi PODPRD Gunung Kidul Belajar Ternak Sapi PO | Ingin kembangkan peternakan sapi peranakan ongole (PO) di Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Jawa Tengah. Anggota DPRD Kabupaten Gunung Kidul datang berkunjung di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) untuk belajar ilmu peternakan. Menurut Ketua DPRD Gunung Kidul Suharno mengatakan, Kabupaten Lamsel merupakan salah satu yang memiliki program unggulan ternak sapi PO di Sumatera.

Dimana, Lamsel juga ditunjuk sebagai salah satu daerah potensi peternakan sapi PO oleh pemerintah pusat. “Kedatangan kami (Anggota DPRD-red) ini ingin mengetahui lebih jauh seperti apa pengelolaan peternakan sapi PO. Apa yang kami dapat dari sini, akan kami kembangkan di daerah kami nantinya,” kata Suharno setelah bersilaturahmi dengan DPRD Lamsel dan dinas peternakan di ruang banggar DPRD setempat, Rabu (3/8).

Salah satu program yang akan diadopsi, ditambahkan dia, adalah mengenai pendaftaran hewan ternak sapi yang ada di Lamsel. Sehingga, kepemilikan sapi masyarakat bisa diketahui oleh pemerintah pusat. “Lamsel sebagai pilot project kartu ternak, tentunya kami ingin mengetahui lebih jauh bagaimana mekanismenya. Seperti apa peraturan daerahnya harus dibuat.

Meskipun yang kami dengar tadi perda nya tengah diproses, tapi Lamsel sudah selangkah lebih maju dibandingkan dengan daerah Gunung Kidul,” kata dia. Menurut Kepala Dinas Peternakan Lamsel Cecep Khairudin, kabupaten Lamsel ditetapkan Menteri Pertanian sebagai daerah pembibitan dan pelestarian kawasan sapi PO. Dan saat ini satu-satunya kabupaten di wilayah Sumatera sudah memiliki kartu ternak yang dibagikan kepada para pemilik sapi.

“Kartu tersebut dapat digunakan untuk kegiatan pelayanan kesehatan sebagai kartu indonesia sapi sehat,”ungkap Cecep. Cecep menambahkan, kartu ternak berguna sebagai keabsahan siapa pemilik sapi dan sebagai pelayanan pemerintah kepada para peternak sapi. “Hal tersebut guna meminimalisir kasus pencurian sapi yang hendak dibawa ke luar wilayah Lamsel,” beber Cecep. (Sumber: haluanlampung.com)

Check Also

Jambi siap sukseskan program Sikomandan menuju swasembada daging

Jambi siap sukseskan program “Sikomandan” menuju swasembada daging

Jambi (ANTARA) – Gubernur Jambi Fachrori Umar menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyukseskan program …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *