Wednesday , December 2 2020
Home / Artikel / Banyak Peminat, Daging Sapi Asal Kupang Berbobot Besar

Banyak Peminat, Daging Sapi Asal Kupang Berbobot Besar

Banyak Peminat, Daging Sapi Asal Kupang Berbobot Besar
Ilustrasi: Okezone

Banyak Peminat, Daging Sapi Asal Kupang Berbobot Besar | JAKARTA – PD Darma Jaya selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mengungkapkan ada 1.581 ekor sapi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sudah masuk sampai Agustus 2017. Peminat daging sapi asal Kupang itu pun kebanyakan datang dari pinggiran Jakarta.

Direktur Utama PD Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati mengatakan, pasar Jakarta membutuhkan sapi berbobot besar karena berhubungan dengan kualitas sapi. Berat yang dibutuhkan untuk sapi minimal 700 kilogram (kg).

“Tapi dari 1.581 ekor itu 10% sudah lebih baik dan ada perkembangan dibanding yang dulu. Ukuran masih kecil, sekarang ada 350-400. Nah ukuran besar secara bisnis rendemen lebih baik,” ujarnya di Hotel Red Top Pencenongan, Jakarta, Senin (16/10/2017).

Dia melanjutkan, dari distribusi realisasi penjualan sapi dari NTT itu banyak diserap di pinggiran Jakarta. Pembelinya seperti para pedagang tradisional.

“Sapi ini banyak peminat dibanding DKI, biasnya untuk potongan tradisional,”ujarnya.

Meski demikian, kualitas daging sapi asal NTT diakui untuk pembuatan bakso. Untuk itu, PD Dharma Jaya berusaha untuk menjalin kerjasama dengan pengusaha bakso untuk menawari daging ini.

“Daging NTT kualitas bagus the best meat untuk bakso, dibandingkan impor ini terbaik,” tuturnya.

(rzk)

sumber : https://economy.okezone.com/read/2017/10/16/278/1796323/banyak-peminat-daging-sapi-asal-kupang-berbobot-besar?utm_source=economy&utm_medium=box&utm_campaign=breaking1

Check Also

Jambi siap sukseskan program Sikomandan menuju swasembada daging

Jambi siap sukseskan program “Sikomandan” menuju swasembada daging

Jambi (ANTARA) – Gubernur Jambi Fachrori Umar menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyukseskan program …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *