Sunday , September 27 2020
Home / Artikel / Terjangkit Brucellosis, Sapi Asal Bandung Barat Dibakar di Cilegon

Terjangkit Brucellosis, Sapi Asal Bandung Barat Dibakar di Cilegon

Terjangkit Brucellosis Sapi Asal Bandung Barat Dibakar di CilegonCilegon – Sapi perah asal Bandung Barat yang hendak dikirim ke Sumatera ditemukan terjangkit Zoonosis Brucellosis. Agar tak menular, sapi seharga Rp 25 juta tersebut dipotong bersyarat dan dibakar.

Pemotongan dilakukan di instalasi karantina hewan milik Balai Karantina Pertanian Cilegon pada Senin (18/3) malam. Pemotongan dilakukan malam hari agar lebih steril dari lalat yang menghinggapi hewan.

“Sapi FH sangat rentan tertular Brucellosis serta memiliki potensi menyebarkan Brucellosis secara cepat. Sapi dapat menjadi sumber penularan secara terus menerus dengan cara mengeluarkan kuman tanpa memperlihatkan tanda-tanda klinis atau sering disebut carrier dan sangat patogen baik bagi sapi lain maupun manusia,” kata Kepala Balai Karantina Pertanian Cilegon, Raden Nurcahyo kepada wartawan, Senin (18/3/2019) malam.

Penyakit dalam sapi itu ditemukan setelah pihak karantina melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Alhasil, dugaan awal sapi perah itu terjangkit brucellosis terbukti.

Raden mengatakan, awal 2019 ini, pihaknya sudah menemukan 4 sapi asal Jawa Barat terjangkit penyakit serupa. Balai Karantina langsung melakukan pemotongan terhadap 4 sapi itu setelah diketahui terjangkit brucellosis.

“Sebelumnya pada tanggal 10 Maret 2019, petugas karantina hewan memeriksa 9 ekor sapi perah jenis FH asal Bandung Barat yang hendak dikirim ke Medan. Setelah pemeriksaan dokumen dan pemeriksaan fisik, petugas melakukan pengambilan sampel darah 100% untuk dilakukan pengujian Rose Bengal Test (RBT). Hasilnya dari 9 ekor sapi tersebut menunjukkan 1 ekor positif RBT,” tuturnya.

Untuk diketahui, penyakit brucellosis dapat ditularkan ke manusia atau bersifat zoonosis. Pada hewan betina, penyakit ini dicirikan oleh aborsi dan retensi plasenta, sedangkan pada jantan dapat menyebabkan orchitis dan infeksi kelenjar asesorius. Brucellosis pada manusia dikenal sebagai undulant fever karena menyebabkan demam yang undulans atau naik-turun dan tidak berkesudahan.
(jbr/fjp)

sumber: https://news.detik.com/berita/d-4474919/terjangkit-brucellosis-sapi-asal-bandung-barat-dibakar-di-cilegon?_ga=2.87657242.368959443.1554431708-1174041783.1551234873

Check Also

Jambi siap sukseskan program Sikomandan menuju swasembada daging

Jambi siap sukseskan program “Sikomandan” menuju swasembada daging

Jambi (ANTARA) – Gubernur Jambi Fachrori Umar menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyukseskan program …